berdendang bersama kebahagiaan ramadhan

Beranilah kita semua bermimpi
Sekaranglah saatnya kau menjalani
Kejar, kejar semua
Tanpa berhenti
Percaya selalu pada diri sendiri
– Naura

 

Jadi sebenarnya yang ngefans sama Naura itu akuu,” ujarku tersipu dalam acara Buka Puasa Bersama 1000 Anak Yatim dan Dhuafa yang diselenggarakan oleh ASIA87 Peduli.  Naura, salah satu artis cilik yang menjadi pengisi acara di sini memang memiliki banyak lirik lagu yang memotivasi banyak anak-anak untuk terus bermimpi dan mempunyai cita-cita setinggi langit. Sebagai satu-satunya penyanyi anak-anak di zaman sekarang, performance Naura sore itu sangat menghibur anak-anak untuk bernyanyi bersama, bahkan juga mengikuti gerakannya untuk menari.

ASIA 87 Foundation didirikan oleh para alumni Sekolah Islam Al Azhar angkatan 1987 untuk menjalankan empat pilar kegiatan yang terintegrasi dan berkesinambungan dalam suatu program ASIA 87 PEDULI yaitu berupa Indonesia membaca Al Qur’an, Musholla untuk Negeri, Indonesia Belajar dan Kado Lebaran untuk Anak Yatim dan Dhuafa. Continue reading

Advertisements

perjuangan ramadhan

perjuangan-ramadhan

Tahun ini aku menjalani Ramadhan dengan agak berat. Rasanya terlalu banyak hal yang dipikirkan dalam kepala sehingga tidak bisa sejenak diam dan tidak memikirkan apa-apa lagi. Semestinya Ramadhan ini hari-hari terasa melambat, pekerjaan lebih santai dan lainnya.

Tapi yang terjadi adalah Ramadhan ini tak berbeda dengan bulan-bulan sebelumnya. Deadline ketat yang menghantui setiap hari, target-target yang harus dicapai, ataupun rencana-rencana yang dihadapi sesudah lebaran nanti.

Apa aku jadi begitu manja? Mengharapkan di bulan Ramadhan ini kesibukan menurun?
Continue reading

ramadhan itu istimewa

masjid istiqlal

Malam ini, seperti kebiasaanku di tahun-tahun sebelumnya sejak 12 tahun yang lalu mengadu nasib di ibukota, aku pulang terburu-buru untuk menunaikan ibadah sholat tarawih pertama bersama keluarga. Buatku pribadi, sholat tarawih pertama menjadi penting sebagai penanda masuknya bulan Ramadhan yang menjadi bulan yang istimewa.

Sejak pertama kali diperkenalkan dengan bulan Ramadhan sewaktu kecil, aku merasa bulan ini berbeda dengan bulan-bulan lainnya sepanjang tahun. Pikiran anak kecil yang sederhana ini hanyalah kalau bulan puasa, mama tak akan ribut menyuruh aku makan (itulah kenapa badanku kecil). Setiap sore selalu ada penganan dan minuman segar lezat yang dihidangkan. Kami sekeluarga akan menunggu adzan magrib untuk berbuka bersama dan sholat magrib bersama-sama. Lalu aku akan bergerombol dengan teman-teman menuju masjid untuk (niatnya) sholat isya dan tarawih, walaupun kadang lebih sering bermain-main ketika orang dewasa sholat, dan hanya menghampiri penceramah untuk meminta tanda tangan dan cap masjid. Jika tidak lengkap, bisa-bisa nilai agamaku jatuh.
Continue reading