Category Archives: review

upaya mengembalikan hijau

Good design is sustainable, Great design is responsible

Yang membuat aku banyak berpikir ketika mengunjungi beberapa bangunan yang menerapkan prinsip green building di Singapura ini, ternyata ada investor yang mau menanamkan modal yang cukup besar untuk sistem ini bisa dijalankan. Kebanyakan pengembang di negeri sendiri ketakutan dengan initial cost atau maintenance cost yang tinggi pada sistem dan tidak berpikir bahwa nilai penghematannya akan membuatnya untung sesudah beberapa tahun.

Bangunan-bangunan ini berdiri tidak hanya untuk jangka waktu yang pendek, sehingga bagaimana ia bekerja dan ‘menghidupi’ dirinya sendiri pun perlu dilakukan jangka panjang, tidak sekadar menaikkan biaya perawatan pada penyewa lantainya, tapi juga membuatnya cerdas dan hemat sehingga meminimalisasi dampak lingkungan terhadap generasi sesudahnya. Continue reading upaya mengembalikan hijau

Harum Pala Banda yang menguar hingga Eropa [review film Banda: The Dark Forgotten Trail]


Beta pattiradjawane, menjaga hutan pala.
Beta api di pantai. Siapa mendekat
Tiga kali menyebut beta punya nama.
[Cerita buat Dien Tamaela-Chairil Anwar]

Aku pertama kali mendengar nama Banda mungkin ketika SD atau SMP di tengah buku-buku pelajaran sejarah yang harus dilahap ketika itu, sebagai salah satu pulau di kawasan Maluku. Tapi tidak pernah terbersit untuk mempelajarinya lebih jauh, hanya mendengarnya sebagai salah satu penghasil rempah-rempah yang menjadi awal kolonialisme di Indonesia. Namun kepulauan Maluku memang memiliki daya tarik yang kuat untuk membaui harumnya rempah-rempah yang lebih berharga dari emas, sampai-sampai aku sempat melakukan perjalanan ke Ternate dan Tidore untuk melihat jejak-jejak kolonialialisasi. Karena belum sempat ke Banda, maka ajakan ILUNI UI untuk menonton bareng film BANDA: The Dark Forgotten Trail karya sutradara Jay Subyakto pantang kulewatkan.

Continue reading Harum Pala Banda yang menguar hingga Eropa [review film Banda: The Dark Forgotten Trail]

liburan di holiday inn pasteur

After all, the best part of a holiday is perhaps not so much to be resting yourself, as to see all the other fellows busy working.

Kenneth Grahame

Buat orang Jakarta sepertiku, Bandung selalu menjadi tempat menarik untuk berakhir pekan. Suasana kota yang lebih sejuk, udara yang lebih bersahabat, taman-taman indah yang menarik untuk disambangi, juga aneka tempat wisata baik alam maupun yang baru di sekitar kota Bandung. Bayangkan untuk duduk-duduk di cafe di bawah pohon sambil menyesap olahan minuman ringan di Dago, makan bakso Enggal di Palasari, mengantri batagor Kingsley di Veteran, rasanya cuma bisa dinikmati di Bandung.

Apalagi dengan adanya tol Cipularang yang mempercepat perjalanan dari Jakarta ke Bandung, pasti memudahkan perjalanan singkat ke kota kembang itu. Walaupun tol Cikampek sekarang banyak macetnya, tapi tetap tidak mengurangi minat warga ibukota untuk bertandang ke Bandung, yang dahulu sering dijuluki Parijs van Java. Continue reading liburan di holiday inn pasteur

ke laut, siapa takut?

Menghabiskan akhir pekan yang panjang ke Kepulauan Togean di Teluk Tomini Sulawesi, adalah salah satu titik impianku di Indonesia. Hidup di antara pulau-pulau, transportasi dengan kapal ke mana-mana, dan menghabiskan hari di bawah sinar matahari yang melimpah ruah, mensyukuri negeri bahari yang indah ini. Apa saja sih hal favoritku di Togean? Continue reading ke laut, siapa takut?

staycation hotel vila lumbung: meet the green

0-hotel-villa-lumbung-seminyak-bali-cover

Pagi mendung yang menyambutku di Hotel Vila Lumbung ini tidak mengurangi keceriaan pagi ketika tiba di tempat tinggalku selama dua hari ke depan di kawasan Petitenget, Seminyak, Bali. Walaupun gerimis kecil menghalangi niatku untuk main-main ke pantai, tapi berada di seputaran resort ini sudah bisa membuatku betah.

Resort yang berada di tengah lahan luas ini lokasinya tidak terlalu tersembunyi, tetapi deretan pepohonan yang melingkupinya membuat suasana di dalamnya tenang seolah tanpa gangguan untuk beristirahat di Pulau Dewata. Dilengkapi dengan pekarangan yang besar, kolam renang, area bermain anak, restoran, gymnasium, gedung pertemuan, spa, menjadikan tempat ini pilihan menarik di kawasan Seminyak, Bali. Continue reading staycation hotel vila lumbung: meet the green

create your wonderful life

bg1

and the day came when the risk to remain tight in a bud
was more painful than the risk it took to blossom
-anais nin

Apakah kamu percaya bahwa perjalanan itu menyembuhkan luka? Jika ada hal-hal yang dirasa tidak berkenan dalam hidupmu maka yang dilakukan adalah pergi untuk mencari obatnya. Mungkin masalahnya tidak bisa diselesaikan dengan kabur begitu saja, tapi bepergian beberapa waktu akan membuat lepas dari rutinitas, pikiran yang lebih tenang, dan menemukan kelemahannya sendiri.

Dalam film Wonderful Life yang disutradarai oleh Angga Dimas Sasongko ini menceritakan tentang Amelia seorang ibu yang memiliki anak bernama Aqil yang menderita dyslexia atau kesulitan untuk mengenal huruf-huruf sehingga sulit membaca, dan membawanya melakukan perjalanan untuk mencari pengobatan untuk menyembuhkannya. Amelia yang setiap hari disibukkan oleh hari-harinya di kantor dengan klien-kliennya, memilih untuk cuti dan melakukan perjalanan, karena ia percaya bahwa penyakit Aqil ini bisa disembuhkan. Continue reading create your wonderful life

menemani senja di orange resto

0-cover-orange-resto-bogor

“Orange? Like Effie’s hair?” I say.
“A bit more muted,” he says. “More like sunset.”
― Suzanne Collins, Catching Fire

Apa sih harapanmu ketika senja tiba? Kalau mengingat masa kecilku dulu, senja adalah saat bermain, saat untuk bertamu, atau saat ketika sudah mandi dan berdandan rapi untuk minum teh dan membaca buku. Namun sore itu aku tiba di Orange Resto, yang berlokasi di Jl Sancang, tak jauh dari pintu tol Jagorawi, tanpa mandi dan tanpa larangan untuk masuk restoran dan memesan sejumlah penganan. Continue reading menemani senja di orange resto