wae rebo dalam tujuh hari

Aku menyebutnya negeri di awan. Sebuah desa yang berdiri di puncak bukit, di tengah pedalaman Manggarai yang hijau dengan perjalanan yang cukup panjang dari jalan raya Trans Flores. Tempat yang kuingat adalah kabut-kabut pagi hari yang perlahan-lahan menipis berganti dengan mandi matahari, di tengah riuh tawa anak-anak bermain, burung-burung berkicauan dan suara alu berpadu dengan… Read More wae rebo dalam tujuh hari

kampung todo: pusat kerajaan yang menyepi

Dalam setiap perjalanan, selalu ada upaya untuk berhenti lebih lama atau membelokkan ke tempat yang tadinya tidak direncanakan. Rencana sederhananya hanya mendarat di Labuan Bajo, menginap di hostel, dan memesan satu kursi pada travel Gunung Mas yang menuju Ruteng pada keesokan harinya. Banyaknya tentengan yang di bawa, termasuk beberapa alat uji, membuatku agak mengabaikan urusan… Read More kampung todo: pusat kerajaan yang menyepi

orang-orang baik yang ditemui dalam perjalanan

Melakukan perjalanan sendirian, tentu saja tidak bisa semata menggantungkan harapan pada jadwal yang benar atau perjalanan yang lancar. Apalagi jika lokasinya di tempat yang jauh dari kehidupan sehari-hari dengan pola yang berbeda juga. Sesudah dua hari berkeliling Ternate Tidore dengan sinyal Telkomsel yang tewas karena kabel bawah laut yang sedang diperbaiki padahal itinerari pun belum… Read More orang-orang baik yang ditemui dalam perjalanan

stasiun solo jebres tengah malam

Mengakhiri perjalanan di kota Solo, adalah naik ojek hingga Stasiun Solo Jebres menjelang tengah malam. Meskipun melewatkan nasi liwet di tepi jalan, tiba di stasiun tengah kota itu pada jam sebelas menimbulkan perasaan haru. Aku jatuh cinta. Stasiunnya cantik. Lengkungnya tersenyum dengan gaya aristokratnya, memberi tanda kelahirannya di masa lalu 1844. Entah berapa banyak noni… Read More stasiun solo jebres tengah malam

joglo mangkunegaran, anggun dalam sahaja

Kota Solo yang dahulu termasuk dalam Kerajaan Mataram menjadi pilihan saya untuk menemui bentuk joglo yang merupakan bangunan khas daerah Jawa Tengah. Di kota yang juga disebut Surakarta ini, masih terasa suasana Jawa yang begitu kental dalam kehidupan sehari-hari. Ketika Yogyakarta dan Surakarta terpecah oleh Perjanjian Gianti tahun 1755, berdirilah Kasunanan Surakarta hingga tahun 1757… Read More joglo mangkunegaran, anggun dalam sahaja

rahasia cetho

She’ll let you come just far enough So you know she’s really there Then she’ll look at you and smile And her eyes will say She’s got a secret garden – Bruce Springsteen : Secret Garden Setiap gunung semestinya punya rahasia, seperti aku yang pagi-pagi meninggalkan kota Solo untuk menuju Candi Sukuh kemudian ke Candi… Read More rahasia cetho

perempuan sukuh

“Sik, Mbak. Sampeyan ning candi Sukuh? Lha kuwi lak candine saru to, Mbak?” Begitu tanggapan seorang kawan ketika kuceritakan salah satu tempat yang kukunjungi ketika berada di Solo. Aku agak tergelak, karena persepsi ‘saru’ antar masing-masing orang pasti berbeda. Candi Sukuh memang terkenal karena banyak menampilkan sisi sektualitas manusia untuk keberlanjutan kehidupan di dunia. Manusia… Read More perempuan sukuh

menyisir jejak budaya muslim dan buddha dari varanasi

“Those who are easily shocked should be shocked more often.” ― Mae West Selain dikenal sebagai negara yang penduduknya mayoritas beragama Hindu, di sisi-sisi lain juga kepercayaan lain hidup berdampingan. Di hari kedua kami di Varanasi, Shiva kembali menjemput kami menuju Fatman Road untuk melihat Fatman Mosque, salah satu tempat beribadah umat Islam di kota… Read More menyisir jejak budaya muslim dan buddha dari varanasi