Tag Archives: traveler

Hello, Barcelona!

“Quiere Darme Su Direccion Senorita?”
Kuingin kau ajak serta alam Ini
“Como Se Pronucia Oh Juwita”
Ingin kunyatakan cinta sepenuh hati

Mungkin sejak aku mendengarkan lagu Barcelona sewaktu SD inilah yang membuatku sangat penasaran terhadap kota yang bernama indah ini. Terdengar mengalun, apalagi dinyanyikan dengan nada merayu dengan rentak latin menemani suara Fariz RM yang berparas ganteng ini, menobatkannya juga menjadi penyanyi favoritku saat itu. Saat belum ada google yang membantu menemukan apa saja, ensiklopedi dan majalah-majalah sesekali membawa anganku menuju kota ini.

Olimpiade Barcelona tahun 1992 kembali memenuhi televisi dengan berita-berita dari kota impian ini. Stadion-stadion indah memenuhi televisi dan liputan tentang indahnya musim panas di sana beserta keriaan-keriaan sepanjang pesta olahraga ini membuatku penasaran pada kota ini, apalagi dengan lagu Barcelona-nya Fariz RM yang sering juga didengungkan seiring dengan event empat tahunan disiarkan di televisi. Continue reading Hello, Barcelona!

rumah dunia, serang : pelabuhan mimpi pejalan

petunjuk-rumah-dunia x

Kenapa tak pernah kau tambatkan perahumu di satu dermaga?
Padahal kulihat, bukan hanya satu pelabuhan tenang
yang mau menerima kehadiran kapalmu!

Kalau dulu memang pernah ada satu pelabuhan kecil,
yang kemudian harus kau lupakan,
mengapa tak kau cari pelabuhan lain,
yang akan memberikan rasa damai yang lebih?

Seandainya kau mau,
buka tirai di sanubarimu,
dan kau akan tahu,
pelabuhan mana yang ingin kau singgahi untuk selamanya,
hingga pelabuhan itu jadi rumahmu,
rumah dan pelabuhan hatimu.

[Pelabuhan, Tias Tatanka]

Gola Gong (dan aku berkeras menulis ejaannya seperti aku pertama kali mengenalnya dulu) adalah sosok yang sangat menginspirasi. Aku bisa berkata bahwa tulisan-tulisan dan bukunyalah pernah membalikkan hidupku. Aku ingat bertahun-tahun yang lalu ketika aku masih menjadi remaja yang tenggelam dalam rutinitas belajar, suka membaca buku-buku populer, tiba-tiba diperkenalkan pada sosok Roy, karakter ciptaannya yang menjelajah bumi Indonesia, bertualang ke Asia Tenggara hingga India. Sesosok remaja ganteng yang menjadi idolaku, membuatku jatuh cinta dan terpaku untuk mengikuti ke mana arah perjalanannya.

Roy dan Gola Gong mengubahku dari gadis remaja biasa yang rajin belajar, menjadi dewasa oleh perjalanan. Seseorang yang berkacamata tebal dan kutu buku menjadi berani berkenalan dengan orang baru, mencoba hal-hal di luar hal biasa dan menentukan sikap. Berani mengambil keputusan untuk jauh, berani menerima tantangan. Berani untuk naik gunung, menjelajah, belajar ke alam, berpendapat dan bersuara. Bertahan karena merasa benar. Roy membuatku kembali menulis tentang hari-hari, bercerita kisah-kisah yang aku lalui dan tidak membuatku meninggalkan buku-bukuku.
Continue reading rumah dunia, serang : pelabuhan mimpi pejalan