graffiti restaurant : meet the hours

DSC_0587

Love, like a chicken salad or restaurant hash, must be taken with blind faith or it loses its flavor.
Helen Rowland

Perlu 15 menit bagiku untuk menyetir dari persimpangan Lebak bulus di depan PoinSquare dan Carefour untuk sampai di Hotel Mercure, tempat restoran Graffiti berada. Menerima undangan dari kak Olyvia Bendon untuk menemaninya bersantap malam di sana, aku tiba di lobby hotel yang ditata hangat dengan lampu bernuansa kuning. Ada satu pembatas unik dari besi yang bernuansa bulat-bulat dengan jarum jam. Wah, banyak waktu di sini.

resepsionis

resepsionis

permainan lampu di langit-langit

permainan lampu di langit-langit

pola dinding

pola dinding

partisi 'waktu'

partisi ‘waktu’

ruang tunggu

ruang tunggu

Setelah duduk dan memesan makanan, aku terpesona dengan konsep desain interior yang bernafaskan waktu. Aneka jam dinding dipasang dengan komposisi yang unik di salah satu koridornya sebelum masuk ke area ruang makannya. Terdapat banyak tempat duduk yang tersusun dalam aneka sitting group di area berkapasitas kurang lebih 100 orang tersebut. Juga jendela besar dengan kaca curtain glass sehingga membuat pandangan bebas ke arah luar. Jika dilihat ke arah atas, ada replika mesin jam yang digantung di atas.

jam di mana-mana

jam di mana-mana

meja berempat

meja berempat

dinding bertelepon

dinding bertelepon

Kami duduk di samping jendela sehingga leluasa memandangi orang-orang yang di sekeliling. Kak Olive memesan Roasted Duck Breast dan aku memesan Crusty Salmon yang merupakan rekomendasi dari ibu Arini N. Yulianti, PR & E-Commerce Manager Sales & Marketing, Mercure Jakarta Simatupang. Ditemani Strawberry Bunny untuk menyegarkan tenggorokan, aku menikmati salmon yang disajikan dengan pasta dan sayuran. Hmm, salmonnya lembut dan pasta dengan creamnya enak.

makanan pembuka, bread & olive

makanan pembuka, bread & olive

crusty salmon

crusty salmon

roasted duck breast

roasted duck breast

strawbunny & green light

strawbunny & green light

Sebagai bussiness hotel, segmen pasar untuk Hotel Mercure ini adalah sebagai tempat tinggal sementara untuk orang-orang yang mengadakan kegiatan bisnisnya di sekitar area Pondok Indah dan TB Simatupang, yang kini sudah banyak dihuni oleh kantor-kantor multinasional dengan intensitas bisnis yang tinggi. Lokasi di jalan arteri yang cukup besar dan mudah dijangkau membuatnya sebagai salah satu pilihan menarik.

Bersama Bu Arini dan Mas Bayu, kami berkeliling sekitar Grafitti Restaurant. Di salah satu sudut terdapat buffet bar yang digunakan pada saat breakfast tamu-tamu hotel. Dindingnya berlapis rak-rak kayu dengann ornamen kaleng krupuk yang berjajar dan memberikan rasa khas Indonesia. Ruang buffet ini menggunakan lantai tegel berbatasan dengan koridor yang berpenutup lantai kayu. Di bagian belakang terdapat ruang terbuka dengan deck kayu dan lukisan grafiti di dindingnya. Bagi yang ingin bercengkrama sambil merokok, bisa dilakukan di area ini. Suasana yang membuat bisa lupa waktu.

breakfast buffet

breakfast buffet

lantai tegel dan kayu

lantai tegel dan kayu

grafiti dinding

grafiti dinding

Kami naik ke lantai teratas, ke Karumba Rum Bar & Resto di lantai 19. Suasana di sini sangat berbeda dengan di lantai bawah. Di atas terdapat jendela besar sehingga aku dan kak Olive bisa mengintip keramaian yang ada di bawah sana. Ada kolam renang panjang dengan dinding mozaik, sehingga tamu-tamu bisa berenang sambil menikmati cocktail. Uniknya, di tepi kolam ini ada pergola besi berbentuk daun, sehingga terasa seperti naungan di tepian. Di sudut-sudutnya terdapat meja kursi untuk bersantai menikmati makanan dengan model yang berbeda-beda dan berwarna-warni. Ah, rasanya ingin bersantai sejenak sambil bekerja di sini. Pagi, siang, atau malam di ketinggian Jakarta selatan, bisa kami intip.

Karumba Bar

Karumba Bar

sudut santai

sudut santai

keluar lift

keluar lift

kolam renang dengan pergola daun

kolam renang dengan pergola daun

sejuknya air

sejuknya air

tepi kolam dan ornamen bunga

tepi kolam dan ornamen bunga

di tengah

di tengah

pojok gantung tepi jendela

pojok gantung tepi jendela

tepi jendela untuk berdiskusi

tepi jendela untuk berdiskusi

Advertisements

4 thoughts on “graffiti restaurant : meet the hours

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s