semau, satu bukit dan sekian pantai

Deru mesin motor tempel mengiringi kapal kayu yang kami naiki bertolak dari Dermaga Tenau, Kupang. Kapal berukuran sedang itu berisi delapan sepeda motor yang akan kami gunakan nanti di Semau, 30 menit menyeberang dari Pulau Timor itu. Kapal-kapal barang maupun penumpang menjangkar tak jauh dari pelabuhan, menunggu saatnya berlayar kembali. Lamat-lamat kami bisa mengamati gugusan… Read More semau, satu bukit dan sekian pantai

arsitektur dan sustainabilitas, sebuah harapan untuk keseimbangan

Menghadapi bumi yang semakin tua ini, sustainable architecture atau yang biasa dikatakan arsitektur berkelanjutan adalah topik yang menarik untuk dipelajari. Arsitektur sebagai peninggalan ikon waktu menjadi salah satu bentukan yang mengubah bentuk alam menjadi bentuk binaan. Perubahan-perubahan tapak yang disesuaikan dengan kebutuhan manusia ini seringkali melupakan bahwa sebenernya kehidupan manusia sebagai pengguna ruang bangunan amat… Read More arsitektur dan sustainabilitas, sebuah harapan untuk keseimbangan

pulang.

Menyebut kota Bandung, adalah ruang mengenang masa kanak-kanak yang riuh. Rumah pertama keluarga, yang pernah kutinggali hanya selama dua tahun lebih sedikit, di tepian kota dengan udaranya yang masih dingin dikelilingi persawahan. Ketika jalan tol maupun angkutan kota belum sampai di sini. Saat orang-orang masih bertanya karena tak tahu di mana tepatnya Riung Bandung berada.… Read More pulang.

perjuangan ramadhan

Tahun ini aku menjalani Ramadhan dengan agak berat. Rasanya terlalu banyak hal yang dipikirkan dalam kepala sehingga tidak bisa sejenak diam dan tidak memikirkan apa-apa lagi. Semestinya Ramadhan ini hari-hari terasa melambat, pekerjaan lebih santai dan lainnya. Tapi yang terjadi adalah Ramadhan ini tak berbeda dengan bulan-bulan sebelumnya. Deadline ketat yang menghantui setiap hari, target-target… Read More perjuangan ramadhan