lombok dan kenangan-kenangan yang mengikuti

“And, when you want something, all the universe conspires in helping you to achieve it.”

― Paulo Coelho, The Alchemist

Aku pertama kali ke Lombok tahun 2005 atas rekomendasi seorang teman yang bermukim di Bali. Katanya, Bali sudah terlalu biasa dan ramai sehingga aku harus mencoba pulau lain. Walaupun sempat menemuinya di Pulau Dewata itu, aku terbang ke Lombok dari Denpasar dengan pesawat Merpati berbaling-baling yang terbang rendah dalam waktu kurang dari satu jam hingga mendarat di Bandara Selaparang. Dari sini kami dijemput supir dan menginap di daerah Senggigi yang jaraknya cukup dekat.

Seingatku, kami berjalan-jalan ke Desa Sade hingga Pantai Kuta yang waktu itu diceritakan oleh atasanku sebagai pantai yang indah dan cantik dengan keistimewaannya adalah pasirnya dengan bulir-bulir sebesar merica. Sayangnya karena saat itu tiba di Pantai Kuta pada tengah hari, jadi rasanya begitu panas dan enggan untuk bermain di pasirnya. Continue reading

Advertisements

engineering in symphony: harmoni keselarasan

“Karyaku Untuk Negeri”

Negeri ini tak butuh gelar mu
Tak butuh ijazah atau predikat cumlaudemu
Negeri yqng telah membayar semua rasa banggamu
dengan sebuah jaket kuning dan lencana makara
Hanya berharap KARYAmu
Dari ilmu yang kau petik
Yang tumbuh dengan pupuk rasa keingintahuan
Dan disiram dengan air ketekunan
Karena Ilmu adalah sebuah LAKON
yang di mainkan dengan CINTA
Bukan sekedar dibingkai emas
Namun untuk dihayati dengan dedikasi
Dan dirayakan denga nsemangat dan optimisme
Agar mekar sempurna menjadi karya dan bakti nyata
Bagi bangsa

[Indy Hardono]

Continue reading