pembangunan berkelanjutan, dimulai dari [kecil]

“If by chance I have omitted anything more or less proper or necessary, I beg forgiveness, since there is no one who is without fault and circumspect in all matters.”
– Fibbonacci

photo from shau architect.

Berulang kali mendengan kata-kata Sustainable Development Goals sepanjang masa kuliah, tentu melekatkan otak pada tujuh belas tujuan yang ingin dicapai oleh dunia melalui Perserikatan Bangsa-bangsa untuk mendapatkan tatanan dunia yang seimbang dan berkelanjutan sehingga bisa dinikmati hingga anak cucu nanti. Di dunia arsitektur, konstruksi dan pendidikan tentu tidak ketinggalan sebagai salah satu subjek pelaku untuk mencapai tujuan tersebut. Fokus pada sektor edukasi ini yang menjadi perhatian arsitek Indonesia yang berpartisipadi dalam ajang kompetisi global yaitu LafargeHolcim Awards. Dua dari finalis tingkat dunia ini ternyata berasal dari Indonesia dan bercerita mengenai proses desainnya pada 27 September 2018 di Jakarta Design Center. Continue reading

Advertisements