tololela, menjaga tradisi di antara kampung wisata bajawa

Meningkatnya sektor pariwisata di Indonesia, khususnya pada Pulau Flores yang menjadi salah satu destinasi unggulan pada dekade  ini, membuat banyak sekali kunjungan-kunjungan pada desa-desa adat yang masih terawat di pulau ini. Daerah Ngadha yang berada pada area Flores Tengah menjadi salah satu primadona destinasi yang sering mendapat kunjungan dari wisatawan mancanegara.

Kampung adat Tololela berada di Desa Manubhara, Kecamatan Inerie, Kabupaten Ngada,  terletak pada dua lahan datar di perbukitan di bawah kaki gunung Inerie. Tololela menampung sejumlah 20 kepala keluarga yang secara ekonomi umumnya bergantung pada sumber alam setempat. Tanah di sekitar kampung menghasilkan rempah-rempah, umbi, jagung dan kacang-kacangan.

Kesadaran masyarakatnya melakukan pelestarian permukiman adat terus meningkat seiring dengan perkembangan industri pariwisata, sebagai salah satu tujuan wisata budaya dan arsitektur. Pelestarian menjadi program, baik untuk menjaga keberlangsungan dan keberlanjutan budaya setempat maupun memberi insentif pendapatan desa melalui kegiatan pariwisata. Continue reading

Advertisements