a museum walk in singapore

cover

After all, isn’t the purpose of the novel, or of a museum, for that matter, to relate our memories with such sincerity as to transform individual happiness into a happiness all can share?
[Orhan Pamuk, The Museum of Innocence]

Museum! Itu yang aku pilih untuk menghabiskan hari di Singapura. Rasanya tak cukup sehari menjelajahinya. Negeri kecil ini sangat pandai memamerkan kebudayaan yang merupakan akulturasi Cina, Melayu dan India. Cara men-display yang menarik, materi yang bisa kita dapat, semuanya diolah dengan manajemen rapi yang memanjakan pengunjungnya. Aku iri dengan museum-museum di sini. Masih lebih bagus dari museum paling bagus pernah kukunjungi di Indonesia, Museum Bank Indonesia.

Pagi itu aku menghabiskan waktu liburan dari Skyscanner di Singapura dengan sengaja berjalan-jalan sendiri ke pusat kota Singapura untuk mengunjungi beberapa museum yang menarik di sana. Dari hotel Grand Mercure Roxy Square hanya satu kali naik bis sampai National Museum of Singapore. Tapi, seperti hari kemarinnya, aku turun beberapa saat sebelumnya karena menemukan bangunan-bangunan yang menarik.
Continue reading

Advertisements

a sunset walk in singapore

cover

What strange phenomena we find in a great city, all we need do is stroll about with our eyes open.
Life swarms with innocent monsters.
[Charles Baudelaire]

Ke Singapura untuk belanja? Sepertinya itu bukan tipeku. Pertama memang karena aku nggak terlalu suka belanja, dan juga masih banyak yang bisa dilakukan di Singapura tanpa belanja. Bahkan untuk berburu buku yang menjadi favoritku, kali ini kulewatkan karena memang lebih tertarik untuk mencoba hal yang lain.

Aku mendapatkan kesempatan ke Singapura ini di sebuah acara pesta blogger Be Inspired to Inspire yang diadakan oleh Skyscanner Indonesia, satu situs web pencarian tiket pesawat yang berkedudukan di Inggris, sewaktu merayakan ulang tahunnya cabang Indonesianya yang pertama di Jakarta bulan Oktober lalu. Mendapatkan undangan dengan memasukkan satu judul perjalananku ke Nias, ternyata aku beruntung memenangkan satu perjalanan ke Singapura selama 3 hari 2 malam ketika penarikan undian. Bukan itu saja, di acara tersebut tulisanku juga menang sebagai pemenang tulisan terbaik. Wah, rasanya malam itu beruntung sekali. Kebetulan kedua, aku belum pernah ke Singapura sebelumnya. Hi, norak ya, ketika temen-teman sudah wira-wiri ke negara yang dulu bernama Tumasik itu, aku malah belum pernah.

Karena kupikir di Singapura banyak bangunan yang bagus, maka aku menjadikan perjalanan ini sebagai wisata arsitektur. Apalagi negara ini juga digadang-gadang dengan sistem transportasinya yang nyaman dan informatif, makin semangatlah aku menjajal kendaraan umum di sana nanti.
Continue reading