ketika museum pusaka nias bertemu debur samudera : ya’ahowu nias #3

Real museums are places where Time is transformed into Space. [Orhan Pamuk, The Museum of Innocence] sesudah menghabiskan siang di : omo niha di keramahan desa tumori : yaahowu nias #2 Beberapa tahun terakhir ini jika berkunjung ke suatu daerah, museum selalu menjadi salah satu tujuanku untuk mempelajari daerah tersebut. Jika tidak bisa mencapai pelosok-pelosok,… Read More ketika museum pusaka nias bertemu debur samudera : ya’ahowu nias #3

rendang minang #5: keliling hari di bukittinggi

kepada singgalang bertanya aku wahai gunung masa kanakku di lututmu kampung ibuku kenapa indahmu dari dahulu tak habis-habis dalam rinduku? kepada merapi berkata aku wahai gunung masa bayiku di telapakmu kampung ayahku kenapa gagahmu dari dahulu tak habis-habis dalam ingatanku? :dua gunung kepadaku bicara ~ Taufiq Ismail cerita sebelumnya : rendang minang #4: air sungai,… Read More rendang minang #5: keliling hari di bukittinggi

rendang minang #3: bahasa tropis hotel hangtuah

Mimpi tentang tidur adalah seindah-indahnya mimpi. Maka: tidurlah. Niscaya engkau akan tidur dalam mimpimu. ~ kata seorang teman cerita sebelumnya : rendang minang #2: ber-google maps raun-raun padang Tidak ada yang terlalu istimewa dari hotel Hangtuah ini, selain harga yang ditawarkan lewat agoda.com cukup bersahabat. Yah, namanya juga hotel bintang satu. Dengan rate Rp 260… Read More rendang minang #3: bahasa tropis hotel hangtuah

kartu pos dari tanah abang

“Life is the train, not the station” ~ Aleph Paulo Coelho Stasiun Tanah Abang adalah silang ganti jalur ke Barat (Merak-Rangkasbitung-Serang-Serpong-Parungpanjang-Tanah Abang), dengan jalur Selatan (Tanah Abang-Manggarai-Pasar Minggu-Depok-Bogor), juga bisa menuju jalur Kota Jakarta (Tanah Abang-Duri-Angke-Pasar Senen-Jatinegara), juga sebagai jalur Kereta Ekonomi jarak jauh, apalagi dengan lokasi Tanah Abang dengan tingkat kepadatan penduduk amat tinggi… Read More kartu pos dari tanah abang

berkata-kata Jakarta : Kata Fakta Jakarta

Editor : Elisa Sutanudjaja, Anggriani Arifin, Gita Hastarika Penulis : Rujak Center for Urban Studies Info Grafis : Farid Rakun Rancang Grafis : Cecil Mariani, Patricia Adele Tahun : 2011, Softcover Jumlah hal. : 384 halaman ISBN : 978-602099898-1-6 Membaca-baca buku ini, jadi pengen nanya, kenapa kamu mau tinggal di Jakarta? Ah, aku nggak tinggal… Read More berkata-kata Jakarta : Kata Fakta Jakarta

trotoar untuk pejalan kaki, bukan motor!

“Yang naik mobil berasa yang punya jalanan, yang naik motor berasa serigala jalanan, yang pejalan kaki berasa gak punya jalan.” 1) Begitulah kondisi di banyak jalur pejalan kaki di Jakarta. Contoh di atas adalah di depan Stasiun Gambir Jakarta Pusat, salah satu titik silang ganti antar moda transportasi di Jakarta. Selain taksi dan bis, ojek… Read More trotoar untuk pejalan kaki, bukan motor!