half day: miyajima

Karena tidak ingin tinggal lebih lama lagi di Hiroshima, paginya aku langsung check out dari J-Hoppers, menitipkan ransel jinggaku dan hanya menenteng daypack hijau untuk mengunjungi Pulau Miyajima. Untunglah malam sebelumnya aku sempat mencicip okonomiyaki, hidangan olahan telur khas kota ini. Dari stasiun Dobashi, aku naik streetcar hingga stasiun Hiroden-Nishi Hiroshima. Tak jauh dari situ,… Read More half day: miyajima

menghimpun biru togean

dedicated to Vindhya Birahmatika Sabnani, angel of the sea. Kapal motor kayu berisi sekitar 15 orang itu meninggalkan pantai Ampana sesudah kami semua makan siang dengan seafood. Kulirik jam tanganku yang menunjukkan pukul dua siang, langit biru cerah dan matahari terik yang membuat udara menjadi agak hangat berpadu dengan deburan air laut biru yang pecah… Read More menghimpun biru togean

ke laut, siapa takut?

Menghabiskan akhir pekan yang panjang ke Kepulauan Togean di Teluk Tomini Sulawesi, adalah salah satu titik impianku di Indonesia. Hidup di antara pulau-pulau, transportasi dengan kapal ke mana-mana, dan menghabiskan hari di bawah sinar matahari yang melimpah ruah, mensyukuri negeri bahari yang indah ini. Apa saja sih hal favoritku di Togean?

seandainya ada om-telolet-om di kolkata

“Clouds come floating into my life, no longer to carry rain or usher storm, but to add color to my sunset sky.” ― Rabindranath Tagore, Stray Birds Pagi di Kolkata menampilkan sinar mataharinya malu-malu. Sudah empat jam sejak pendaratanku di Bandara Netaji Subhas Chandra Bose dari Kualalumpur tengah malam tadi, yang kuhabiskan dengan berusaha tidur… Read More seandainya ada om-telolet-om di kolkata