kansai international airport, gerbang masuk jepang dari tengah laut

It can hardly be a coincidence that no language on earth has ever produced the expression, ‘As pretty as an airport.’ ― Douglas Adams, The Long Dark Tea-Time of the Soul Aku pertama kali mendengar nama Bandar Udara Kansai di Osaka ini adalah ketika aku mengambil mata kuliah Struktur dan Konstruksi di semester 5. Pada… Read More kansai international airport, gerbang masuk jepang dari tengah laut

menilik ketinggian korowai lewat arsitektur

Papua, sang mutiara dari timur ini menyimpan rahasia yang disembunyikan dalam jalur-jalur yang sulit dilalui, perjalanan berhari-hari yang membuat banyak bagian dari pulau ini terisolasi dari perhatian negeri. “Dari Jayapura kami terbang ke Dekai, kemudian naik kapal selama 2 hari hingga Bumama, lalu berjalan kaki menembus hutan selama 2 hari hingga desa Yafufla, titik sebelum… Read More menilik ketinggian korowai lewat arsitektur

riak menari sungai musi

dalam diriku mengalir sungai panjang, darah namanya; dalam diriku menggenang telaga darah, sukma namanya; dalam diriku meriak gelombang sukma, hidup namanya; dan karena hidup itu indah, aku menangis sepuas-puasnya ― Sapardi Djoko Damono, Hujan Bulan Juni Sumatera adalah titik istimewa karena salah satu sisinya yang menghadap ke Selat Malaka, sebagai jalur persinggahan atas pelayaran jarak… Read More riak menari sungai musi

seberang ilir jembatan ampera

betapa banyak perjalanan terhenti karena tidak ada jembatan? Tidak kusangka bahwa Jembatan Ampera yang menjadi ikon kota itu benar-benar strategis sampai-sampai ke mana pun di Palembang sepertinya aku selalu melewati atau sekadar melihat jembatan ini. Tercatat sehari dua kali mondar-mandir lalu di tepinya atau melintas di atasnya. Warna merahnya yang cerah sangat mudah tertangkap mata… Read More seberang ilir jembatan ampera

sandyakala d’oria

dengan siapa kau memutuskan untuk berbagi senja? Matahari masih bertengger tanggung ketika satu per satu langkah kaki kami memasuki bangunan lobby hotel bernuansa alami ini. Udara begitu pekat berkeringat, jauh dari kesejukan desa Sembalun yang baru kami tinggalkan. Segelas jus jeruk segar beserta handuk basah dingin menyambut kedatangan kami. Ah, benar-benar pelipur panas yang menemani… Read More sandyakala d’oria