jati meranggas #4 : air terjun sampai ke laut

I beg your pardon, Owl, but I th-th-th-think we coming to a fatterfall… a flutterfall… a very big waterfall! ~ Piglet cerita sebelumnya : jati meranggas #3: warna warni ijen Setiap keterlambatan awal pasti menghasilkan keterlambatan-keterlambatan berikutnya. Namun, karena ini di perjalanan, alih-alih menyesal, lebih baik menikmati keterlambatan itu dan mendapatkan hal-hal berharga yang bisa… Read More jati meranggas #4 : air terjun sampai ke laut

jati meranggas #3 : warna warni ijen

Bagiku waktu selalu pagi. Di antara seluruh potongan 24 jam sehari, bagiku pagi adalah waktu terindah. Ketika janji-janji baru muncul seiring embun menggelayut di ujung dedaunan, ketika harapan-harapan baru merekah seirng kabut yang mengambang di pesawahan hingga nun jauh di kaki pegunungan. ~Tere Liye cerita sebelumnya : jati meranggas #2 : pesisir, jati, dan kopi… Read More jati meranggas #3 : warna warni ijen

jati meranggas #1 : matahari di atas bromo lautan pasir

i love indonesia more than ever ~ tulisan di kaos Pohon apa yang meranggas di musim kemarau? Pertanyaan umum sejak SD ini cuma memiliki satu jawaban pasti : Jati. Entah kenapa, pohon mahoni, pohon karet, atau pohon-pohon kayu yang sengaja menggugurkan daunnya untuk menjaga ketersediaan air di dalam tubuhnya, tidak ikut menjadi opsi jawaban. Pertanyaan… Read More jati meranggas #1 : matahari di atas bromo lautan pasir

baduy dalam: mengembalikan energi positif dalam diri

“Kebudayaan yang benar dilahirkan di alam, sederhana, rendah hati, dan murni” ~ Masanobu Fukuoka lari dari Jakarta Ingin menenangkan pikiran? Self healing? Kembali pada alam? Macam-macam alasanku kenapa aku melakukan perjalanan ke Kanekes, Baduy Dalam ini. Lokasi ini adalah salah satu wishlist sejak remaja karena keunikan karakter kehidup. Entah mengapa selalu tertunda, karena sewaktu kuliah… Read More baduy dalam: mengembalikan energi positif dalam diri

karimun jawa : bertinggal di tengah laut

“The sea is emotion incarnate. It loves, hates, and weeps. It defies all attempts to capture it with words and rejects all shackles. No matter what you say about it, there is always that which you can’t.”  ― Christopher Paolini, Eragon Manusia, kodratnya memang hidup di atas tanah. Karena itu jika tinggal tidak di tanah, akan kebingungan,… Read More karimun jawa : bertinggal di tengah laut

mengejar buih kilau kiluan

Kamu tahu, barisan ombak mengantarkan debar rasa yang sama? – Tias Tatanka Sekian lama aku tidak menginjakkan kaki di tempat bertemunya darat dan lautan, akhirnya aku memutuskan untuk bergabung dengan perjalanan ke pantai Kiluan Lampung dengan beberapa orang yang tak kukenal sama sekali sembari melepaskan lelah pekerjaan beberapa bulan ini. Aku butuh suasana dan teman-teman… Read More mengejar buih kilau kiluan

jumpa Jakarta dan KRL Jabotabek

Takdir UMPTN mengatakan kalau aku harus kuliah di kampus beringin di Depok, bukan di kampus Ganesha cita-citaku. Meskipun diterima di beberapa perguruan tinggi swasta di Bandung, namun aku tetap memilih Depok, dengan pertimbangan sama-sama universitas negeri. Kunjungan pertamaku di Depok, menginap di rumah salah satu kerabat di situ, yang kemudian mengajakku berjalan-jalan ke kota Jakarta… Read More jumpa Jakarta dan KRL Jabotabek