pamer bangunan di jakarta

Setiap kali melihat deretan jalan-jalan di Jakarta, selalu ada bangunan baru. Dan lebih sering lagi bangunan-bangunan itu terlihat lebih menonjol daripada sebelumnya. Seakan berlomba untuk menjadi yang tercantik, yang terbaik, yang terindah. Kalau dipikir lagi, alangkah egoisnya pemilik kapling-kapling itu. Mereka hanya memikirkan untuk bangunannya sendiri untuk dipandang, tanpa memperhatikan keselarasan dengan sekitar. Ke-se-la-ra-san, mengikuti… Read More pamer bangunan di jakarta

transportasi ‘khusus’ wanita

Hampir sebulan yang lalu, PT Jakarta Commuter meluncurkan layanan baru mereka, Gerbong Khusus Wanita. Setiap rangkaian KRL AC, di ujung-ujung rangkaiannya dikhususkan untuk penumpang wanita. Pada hari-hari pertama beroperasi, banyak kaum adam yang masa bodoh dengan pengkhususan ini, dan memaksakan masuk ke gerbong khusus dengan alasan yang bermacam-macam. Terkadang pria-pria ini pindah gerbong kalau ditegur.… Read More transportasi ‘khusus’ wanita

hijau, hijau, hijau, Jakartaku

Mencari hijau di Jakarta? Di Jakarta yang hijau kita akan temui taman-taman di mana-mana. Setiap jalan ada jalur hijaunya, ruang terbuka hijau ada di setiap wilayah. Anak-anak berlarian di lapangan bola, kekasih bergandengan di taman. Trotoar dari paving block dilalui oleh kaki-kaki  yang melangkah di bawah naungan pohon. Angsana, lamtoro, flamboyan, meneduhi banyak ruas jalan… Read More hijau, hijau, hijau, Jakartaku

sulitnya mengatur di perumahan

Ketika memutuskan tinggal di lingkungan perumahan, saya punya pertimbangan, lingkungan yang homogen, area yang diatur, ditata, sehingga membuat saya tidak kesulitan menyesuaikan diri di lingkungan tersebut baik secara fisik maupun sosial. Perumahan, biasanya dibangun mengikuti langgam tertentu, yang diaplikasikan oleh pengembang menjadi rumah-rumah yang dibangunnya dalam beberapa tipe. Untuk saya yang menyukai keteraturan dan lingkungan… Read More sulitnya mengatur di perumahan

menelusuri rel bogor jakarta

Seorang teman pernah berkata, ‘hanya yang mati rasa yang bisa hidup di Jakarta’. Rupanya tidak berlebihan, terutama untuk yang setiap hari bergulat berdesakan dalam transportasi umum di Jakarta, apalagi kendaraan yang namanya KRL Ekonomi. Dengan harga karcis hanya Rp. 2.500 rupiah, dan jarak tempuh kurang lebih 90 menit, bisa mencapai kota Jakarta dari Bogor, tepian kebun… Read More menelusuri rel bogor jakarta

bukan pasar malam, sore di batavia

Apa sih yang dibutuhkan orang kota? Apa iya orang-orang kota itu selalu membutuhkan mal? Tidak selalu. Mereka membutuhkan ruang gerak, ruang bernapas, berolah raga, eksistensi diri. Halaman museum ini salah satu jawabannya. Walaupun museumnya tutup, aktivitas di lapangannya tetap semarak. Museum Fatahillah di kawasan Kota, Jakarta. Hanya selemparan batu dari Stasiun Jakarta Kota maupun halte… Read More bukan pasar malam, sore di batavia

masihkah kau menjadi magnet, bundaran HI?

Sore itu langit cerah. Matahari mulai meluncur ke barat. Memandang air mancur dari jembatan penyeberangan. Ah, rupanya ingin mendekat. Langkah bergegas mengikuti irama cepat. Berkerumun orang ingin memandang juga. Di depan taman yang berhias marmer italia warna terracota. Beragam orang ingin mengabadikan. Apa sih yang menarik dari sebuah kolam berdiameter 30 m itu yang memancarkan… Read More masihkah kau menjadi magnet, bundaran HI?