flores flow #9 : anak-anak wae rebo

anak-anak-wae-rebo-8-j

Lihatlah wajah-wajah polos mereka dengan ingus yang beleleran asyik bermain di pelataran tanpa beban, mengingatkan pada masa kecil yang pernah kau punya. Ketika jungkir walik tak karuan tak mendapat teguran, ketika berdekatan dengan lawan jenis tak meninggalkan kesan. Bahkan juga ketika tak berbaju pun dianggap wajar.

Ingatlah kepada masa di mana rasa ingin tahu selalu menebal, melihat orang baru tanpa rasa gentar, memperkenalkan diri merasa selalu benar. Menari tanpa aturan mengikuti suara hati, melintasi padang sambil berlari, tak malu jika badan masih bau karena belum mandi.

Pernahkah kamu rindu pada masa-masa itu, menebak bentuk awan tanpa takut hujan kan datang? Mendengar deru angin tanpa peduli pada badai siang. Memetik bunga-bunga tanpa tahu kapan berbuah. Mencabuti rumput-rumput tanpa berpikir selalu tumbuh.

Tahukah dunia yang acak seperti segenggam tanah di sini sama benar dengan hempasan ombak di tepi laut sana? Bahwa tawa anak-anak di seluruh negeri seharusnya seperti ini?

    Mereka ada bukan sebagai tontonan, tapi dijadikan teman, diajak bermain, bercerita tentang keseharian. Maka senyum tulus dan tawa ceria yang akan didapat tanpa dibuat-buat. Mereka jarang bertemu petugas kesehatan, yang mungkin datang sebulan sekali, maka janganlah hirau dengan pilek yang tak kunjung henti, di tengah energi yang tak pernah habis berlari. Mereka adalah bagian keseharian dari bumi Indonesia. Tersenyum, bicara, santun, dan dapatkan lebih dari apa yang dikeluarkan.

[memory of chaos | wae rebo | 12.11.14]

ruang aktivitas flores flow #7 : 14 tindak tanduk asyik di wae rebo
ruang arsitektur : flores flow #8 : wae rebo, melestarikan arsitektur dengan tulus
ruang transportasi : flores flow #10 : pulang dari wae rebo naik apa?

anak-anak-wae-rebo-1-edited

anak-anak-wae-rebo-2-edited

anak-anak-wae-rebo-3

anak-anak-wae-rebo-4

anak-anak-wae-rebo-5

anak-anak-wae-rebo-6-j

anak-anak-wae-rebo-7-j

anak-anak-wae-rebo-9-j-edited

anak-anak-wae-rebo-10-j

anak-anak-wae-rebo-11-j

anak-anak-wae-rebo-12-j

anak-anak-wae-rebo-13-j

anak-anak-wae-rebo-14-j

anak-anak-wae-rebo-15-j

anak-anak-wae-rebo-16-j

Advertisements

24 thoughts on “flores flow #9 : anak-anak wae rebo

  1. Gara says:

    Anak-anak dan sejuta tingkah polah mereka yang selalu menarik untuk diikuti 🙂
    Mudah-mudahan semua anak-anak itu bisa jadi orang-orang hebat. Di pundak merekalah masa depan itu berada :))
    Saya kepingin datang ke sana terus teriak “Halo! Main apa kita hari ini?” :hehe

    • indrijuwono says:

      aku memang bawa buku2 anak buat cerita, tapi ternyata mereka lebih tertarik pas baca ‘pesan dari wae rebo’ ini. mungkin karena isinya dekat dengan kesehariannya..

  2. Uniek Kaswarganti says:

    Anak2 memang selalu menyenangkan mba. Jadi inget th 97 dulu ke Karimunjawa buat penelitian, tiap kali keliling cari data anak2 suka ngerumunin. Jadinya malah temennya anak2 semua pas di sana hehehe…

  3. philardi ogi says:

    aah Anak anak wae rebo emang menjadi kesan tersendiri ya, ini yang selalu saya ingat, selain rumah, adat atau alamnya yang selalu terngiang adalah anak anak manis wae rebo 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s