mengaut kabut dieng #2 : di antara kawah sikidang dan candi arjuna

Apakah yang kita harapkan dari hujan? Mula-mula ia di udara tinggi, ringan dan bebas; lalu mengkristal dalam dingin; kemudian melayang jatuh ketika tercium bau bumi; dan menimpa pohon jambu itu; tergelincir dari daun-daun, melenting di atas genting, tumpah di pekarangan rumah dan jatuh ke bumi. Hujan dalam Komposisi 2 ~ Sapardi Joko Damono cerita sebelumnya… Read More mengaut kabut dieng #2 : di antara kawah sikidang dan candi arjuna

mengaut kabut dieng #1 : menuju negeri di awan

Kau mainkan untukku Sebuah lagu tentang neg’ri di awan Di mana kedamaian menjadi istanahnya Dan kini tengah kau bawa Aku menuju kesana Negeri di Awan : Katon Bagaskara Perlahan, matahari mulai menampakkan cahayanya dari lembayung keunguan, hingga jingga kemerahan. Menggandeng si gadis kecil di pendakian pertamanya, kuletakkan kamera, ingin melihat keindahan negeri di awan ini… Read More mengaut kabut dieng #1 : menuju negeri di awan

bercermin lewat : arsitektur yang lain

  Arsitektur Yang Lain: Sebuah Kritik Arsitektur by Avianti Armand My rating: 5 of 5 stars Kita telah lama jadi penghuni “waktu”.Sementara rumah telah menjelma menjadi sekadar “ruang transit”. Arsitektur itu bicara ruang, bukan sekadar bangunan. Ruang yang berfungsi sebagai tempat berkegiatan manusia dan ruang yang (sayangnya) hanya untuk dipamerkan. Pertama ia menyinggung soal rumah,… Read More bercermin lewat : arsitektur yang lain

SD pilihan kelas inspirasi

“Seandainya anak anda berusia anak SD, apakah anda mau mengirim anak anda sekolah di sini? Mengapa?” Itulah satu pertanyaan yang tertinggal dari Tim Kelas Inspirasi usai Hari Inspirasi pada 20 Februari 2013 lalu. Kami memang diminta untuk mengamati sekolah, termasuk kegiatan belajar-mengajarnya, fasilitas-fasilitas yang ada, dan apa-apa yang menarik dan tidak menarik dari kelas ini.… Read More SD pilihan kelas inspirasi

ketika arsitek menjadi guru sehari

“SELAMAT PAGIIIIII…… Nama ibu Indri Juwono. Ada yang tahu pekerjaan ibu apa?” “Tukang Bangunan!” “Arsitek!” “Wah, pada pintar-pintar ya.. Tahu dari mana?” “Helm!” “Nama!” sambil menunjuk name tag. “Ituuu…” sambil menunjuk maket. “Jadwal!” seru seorang siswa. Di mana adegan antara arsitek dan siswa-siswi yang cerewet itu? Di Kidzania-kah? Bukan, melainkan di sini, Kelas Inspirasi. Pada… Read More ketika arsitek menjadi guru sehari

jati meranggas #4 : air terjun sampai ke laut

I beg your pardon, Owl, but I th-th-th-think we coming to a fatterfall… a flutterfall… a very big waterfall! ~ Piglet cerita sebelumnya : jati meranggas #3: warna warni ijen Setiap keterlambatan awal pasti menghasilkan keterlambatan-keterlambatan berikutnya. Namun, karena ini di perjalanan, alih-alih menyesal, lebih baik menikmati keterlambatan itu dan mendapatkan hal-hal berharga yang bisa… Read More jati meranggas #4 : air terjun sampai ke laut

jati meranggas #3 : warna warni ijen

Bagiku waktu selalu pagi. Di antara seluruh potongan 24 jam sehari, bagiku pagi adalah waktu terindah. Ketika janji-janji baru muncul seiring embun menggelayut di ujung dedaunan, ketika harapan-harapan baru merekah seirng kabut yang mengambang di pesawahan hingga nun jauh di kaki pegunungan. ~Tere Liye cerita sebelumnya : jati meranggas #2 : pesisir, jati, dan kopi… Read More jati meranggas #3 : warna warni ijen

jati meranggas #1 : matahari di atas bromo lautan pasir

i love indonesia more than ever ~ tulisan di kaos Pohon apa yang meranggas di musim kemarau? Pertanyaan umum sejak SD ini cuma memiliki satu jawaban pasti : Jati. Entah kenapa, pohon mahoni, pohon karet, atau pohon-pohon kayu yang sengaja menggugurkan daunnya untuk menjaga ketersediaan air di dalam tubuhnya, tidak ikut menjadi opsi jawaban. Pertanyaan… Read More jati meranggas #1 : matahari di atas bromo lautan pasir